Kamis, 20 Oktober 2022

hari dimana bendera putih itu dikibarkan

Bismillahirrahmanirrahim..

Dengan menyebut nama Allaah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..


Ku menulis ini lepas sholat ashar, 1 Februari 2019.


Kurang lebih 4 hari 3 malam kita full barengan. Alhamdulillah, tak terduga, tak pernah terbayang kalo kita "liburan" bareng.


Di rentang waktu itu juga aku jadi makin banyak sadar, makin banyak tau tentang diriku sendiri.


Sering, berulang kali aku bilang kalo kamu hebat dengan segalanya kamu. Jiwa mu besar nan tak terduplikat. Kamu adalah kamu, manusia terautentik nan unik yang pernah aku temui.


Kamu begitu besar, amat besar di mata ku.


Kamu bagai matahari, pusat tata surya, semua planet mengorbit pada kamu yang maha terang.


Aku sadar, amat sangat sadar..

Aku cuma manusia biasa, amat biasa, amat sederhana, tak menarik, bahkan rupawan untuk kamu yang jadi titik rotasi semua orang.


Aku amat takut.

Amat jelek.

Tak bisa apa apa,

Tak tau apa apa..


Kamu tak pantas bersanding dengan aku. Dengan aku yang cuma serpihan meteor yang baru ada karena tumbukan sesama benda langit lain.


Tapi aku tetap saja egois,

Meminta pada Pemilik Jagat Raya untuk mempertemukan ku pada yang seperti mu lagi kelak jika kamu bersama yang lain akhirnya.


Kamu matahari,

Terang menerangi,

Mandiri..


Dekati dia yang memang kamu mau,

Tapi jangan bakar dia,

Tapi jangan bekukan dia,

Dia bukan merkurius,

Dia bukan pluto.


Jadikan dia seperti bumi,

Kau matahari

Yang beri kehangatan cukup,

Terang yang cukup,

Sayang yang cukup,

Cinta yang cukup.

Maka dia akan bahagia.


Karena debu meteor tak lazim cemburu pada matahari.

penggalan surat yang ditulis-kirim pada malam pergantian tahun 2018 ke 2019

.....

.....

Sungguh, aku tak ingat bagaimana kita bisa dekat, obrolan apa yang buat kita sampai di posisi sekarang,

Tapi, jika kata "permanen" itu dirasa terlalu stagnan dan kita --mungkin-- tak lagi dekat kemudian,

Apa-apa tentang satu frekuensi ini akan selalu lekat dan ku ingat.


Nanti tahun depan, semester depan, bulan depan, atau besok pun aku, kita, sama-sama gak tau apa yang akan terjadi.

.....

.....


Depok, 31 Desember 2018